50. Tentang waktu

2109 Kata

"Ego kita mungkin bisa dipertahankan. Tetapi, semua itu bisa saja menyakiti perasaan orang lain." ---- "Lho, Mas Sandi?" Ayu tentu saja terkejut saat melihat lelaki yang sudah mengenakan seragam kerjanya itu kini berada di rumahnya. Di hari yang sepagi ini. "Katanya berangkat ke bandara pagi?" Sandi malah balik bertanya. "Y-ya, nanti. Masih mau sarapan dulu." Ayu mengusap tengkuknya yang terasa merinding karena Sandi yang tiba-tiba bersikap seperti ini. Setelah berbasa-basi dengan ayah dan ibu Ayu, Sandi akhirnya ikut sarapan bersama keluarga itu. Ayu merasa keadaan ini semakin menyulitkannya. Gadis itu berharap semoga Alvian segera datang dan ia bisa pergi dari sini. "Ayah udah lama gak ketemu Alvian, Dek. Dia udah gede banget, ya sekarang?" "Ya udah gede, yah. Kan, Vian temen kul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN