Awal mula Elang mengenal Amira adalah ketika diadakannya acara oleh kampus mereka dan mengharuskannya berada dalam satu kelompok dengan Amira. Kesan pertama yang didapatkan oleh Elang adalah: Amira Alanis cewek yang berisik dan menyebalkan. Menurut Elang, Amira hanya memasang topeng, sok ramah pada semua orang, sementara di dalam hatinya, mungkin saja cewek itu mencibir semua orang di sekitarnya. Bukankah semua cewek memang seperti itu? Berpura-pura baik di depan orang lain, tapi, dalam hati menganggap dirinya spesial dan bebas untuk melakukan apa pun. Sama seperti... mamanya. Mengingat kembali mamanya membuat Elang ingin sekali muntah. Tiba-tiba saja, perutnya sudah bergejolak dan dia sudah berkeringat dingin. Elang memutuskan untuk pergi menyendiri,

