#19

1423 Kata

SEMBILAN BELAS Suasana rumah sakit tidak begitu ramai hari ini.             Amira bersandar sambil memejamkan kedua mata. Rasa sakit pada lambungnya tak juga menghilang. Dia baru saja selesai diperiksa oleh dokter langganannya di rumah sakit dan sekarang sedang menunggu antrean obat. Bahkan sekarang, sakitnya justru menjalar ke mana-mana. Kalau tadi hanya pada bagian lambung, kini kepalanya pun serasa mau pecah.             “Mau makan dulu?”             Suara itu membuat Amira membuka mata dan menoleh. Tubuhnya lemas sekali, tapi dia tidak ada nafsu untuk makan. Alhasil, Amira hanya menggeleng.             “Nanti aja.”             “Tapi, lo cuma makan bubur doang tadi. Itu pun pagi banget. Sekarang udah jam sepuluh, loh,” bujuk Elang. Cowok itu duduk di samping Amira, membiarkan Amir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN