Seminggu sejak kejadian itu Xavier masih sama, tidak mau berbicara satu patah katapun pada sang istri. Pria itu akan pulang sangat larut saat Mutiara sudah terlelap dan akan pergi kerja saat Mutiara sedang sibuk menyiapkan sarapannya didapur. “Dadada!” gadis mungil yang sudah bisa merangkak dengan sempurna itu menghampiri sosok sang ayah yang baru saja membuka pintu, tertawa dengan senang sebelum akhirnya duduk dan mengulurkan lengan kecilnya, minta untuk digendong. “Kau sudah mandi?” Xavier mengendus tubuh kecil berwajah cemong namun sangat harum nan segar itu dengan gemas, membuat Aurora kecil tertawa riang dan menjambak rambut sang ayah. “DADADADA!” “Nakal seperti biasanya!” Xavier memarahi si kecil dengan seulas senyum dan jemari besarnya berusaha melepaskan jaring Aurora yang bers

