Xavier menarik pergelangan Mutiara kasar dari dalam mobil tanpa perduli wanita itu sedang menggedong si kecil. “Ada masalah apa? Kenapa kamu marah- marah tidak jelas seperti ini?” Mutiara kesal, berulang kali berusaha melepaskan cengkraman kuat Zavier namun gagal karena pria itu terlalu kuat untuk dilawan. Mutiara yakin setelah ini akan ada bekas membiru dipergelangan tangannya. “Xavier, lepaskan sakit!” Mutiara berteriak kesal, membuat beberapa pasang mata yang mengintip dibalik dinding mulai waswas, terlebih lagi sang nyonya sedang membawa si kecil. “Mia!” Mutiara berteriak lagi, memanggil babysitter untuk membawa Auora bersamanya. Mutiara tidak mau Xavier mengamuk didepan sang buah hati. Gadis muda itu mendekat dengan takut, membawa pergi Aurora yang langsung menyembunyikan wajah m

