83

3110 Kata

Carrol sedang menikmati siangnya dengan ditemani salad buah dan segelas jus alpukat, jemarinya yang lentik sedang berkelana di layar ponsel pipihnya sambil sesekali bergumam dengan kesal. “Kemana kau Nandya!” gadis satu itu seolah hilang ditelan bumi, bahkan anak buah kepercayaan ayahnya tak mampu mencari keberadaannya yang seolah nihil dimanapun. Kedua orang tuanya yang masih tertahan diluar negeripun selalu rutin menelepon Carrol dan seluruh keluarganya, meminta bantuan untuk mencari dimana gadis itu berada. “Sayang!” sang ibu datang, duduk disamping sang putri yang terlihat kesal itu. “ Bisakah sekarang kau melepas harapan untuk dijodohkan dengan Xavier?” “Tidak! Sampai kapapun yng kumau adalah menikah dengannya!” “Tapi Carrol, tidakkah kau tahu Xavier sudah menikah, bahkan kini su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN