Belum siap bertemu

1119 Kata

PLAKK Raga memejamkan mata kala satu tamparan mendarat di wajahnya, laki laki itu tidak berusaha melawan saat sang ayah menamparnya. Raga menerimanya, meksipun ini bukan murni kesalahannya tapi Raga akan menerima apapun yang ayahnya lakukan padanya. Sang bunda yang biasanya selalu membela Raga saat ini hanya terdiam melihat anak kesayangannya di perlakukan seperti itu. "MEMALUKAN!" PLAKK "Bangun, jangan jadi laki laki lemah. Kalau memang kamu tidak bersalah jangan datang ke rumah ini. Tapi kamu harus datang ke rumah mertua kamu, karena istri kamu ada di sana bukan di sini." Ucap sang bunda, Raga hanya mengangguk. Satu minggu sejak kepergian Jiwa dari rumah, Raga belum menyusul istrinya ke rumah mertuanya. Alasannya hanya satu, Raga belum cukup berani berhadapan dengan ayah mertuanya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN