Raga mengusap wajahnya kasar, benar apa yang di katakan ayah mertuanya. Diamnya Jiwa itu berarti hubungan mereka tidak baik baik saja. Terbukti saat ini Jiwa tidak mengajaknya berbicara sama sekali setelah makan malam, gadis itu juga tidak bermain handphone melainkan sedang menonton televisi. Raga bukannya tidak peka terhadap istrinya, hanya saja jika Raga memaksa Jiwa untuk berbicara takut kalau istri kecilnya merasa tidak nyaman bersamanya. Jika Raga berada di posisi Jiwa malam itu, mungkin dirinya juga akan menunjukkan sikap yang sama atau mungkin jauh lebih parah. Balas dendam. Namun, Jiwa bukan orang yang mudah menyimpan dendam. Gadis itu lebih memilih menyimpan semuanya sendiri, sampai Raga di buat bingung apa yang saat ini Jiwa rasakan. "Wa, mas mau bicara." Jiwa menoleh saat la

