Hujan mengguyur ibukota dengan derasnya. Petir menggelegar di mana-mana yang membuat Anggun resah. Suasana seperti ini benar-benar tak disukainya. Entah kenapa dia merasa ketakutan. Anggun tersentak saat ada gedoran di pintunya. Siapa yang bertamu malam-malam begini? Batin Anggun bersuara. Anggun memilih mengabaikan gedoran itu. “Nggun… ini aku.” Anggun mengenal suara itu. Perlahan-lahan Anggun mendekati pintu. Sebelum membuka pintu, Anggun memilih menyibak gorden untuk mengitip terlebih dahulu. Diana? Kenapa dia dateng malem-malem? Dengan keraguan yang masih menyelimuti dirinya, Anggun membuka pintu. Sudah berminggu-minggu sejak pertengkaran mereka waktu itu dan sejak saat itu juga Anggun tidak pernah melihat Diana lagi. Lalu kenapa malam ini perempuan itu datang? Dan kenapa ekspresin

