SEBUAH PENEGASAN YANG MENYAKITKAN

945 Kata

Anggun mengerutkan kening mendengar pintu kontrakannya diketuk beberapa kali. Karena tak kunjung dibuka, ketukannya semakin keras. Otaknya menerka-nerka siapakah gerangan yang datang. Seingatnya hanya Tesla dan Doni yang tahu tempat ini. Jadi kalau bukan Tesla, sudah pasti dia— “Kamu ngapain ke sini, Don?” Anggun bertanya dengan frustasi. Dia heran dengan Doni yang entah kenapa terus-terusan datang dan mengganggunya. Dan Doni justru menampilkan senyum tak berdosa. Pria itu dia mengangkat kantung plastik yang dibawanya dengan bangga. Anggun tahu maksudnya dan menghela napas lemah. “Aku boleh numpang makan di sini?” Sangat konyol menurut Anggun. Kenapa pria itu harus ke kontrakannya hanya untuk makan? Pria itu punya rumah sendiri. “Aku beliin juga buat kamu. Aku beli bakso jumbo ini di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN