BERAKHIR?

922 Kata

“Saya rasa saya harus berhenti.” Anggun menyodorkan sebuah amplop berisi surat pengunduran dirinya. Untuk sejenak, Mandala menatap surat itu dengan nanar. Harus seperti ini, ya? “Senang bekerja sama dengan kamu, Anggun. Kinerja kamu selama ini bagus dan sangat disayangkan harus berakhir seperti ini.” Mandala mengambil amplop itu dan memasukkannya ke dalam laci. Setelahnya pria itu langsung berfokus pada dokumen pentingnya. Anggun yang masih berdiri di depannya tak dilirik meski hanya sebentar saja. Anggun menegarkan hatinya. “Saya permisi, Pak. Selamat sore.” Tidak ada jawaban dan Anggun langsung melenggang pergi. Sesaat setelah Anggun menghilang dibalik pintu, Mandala meletakkan dokumen yang sebenarnya tak dia pahami sama sekali. Dia hanya berpura-pura. Mandala memijat keningnya yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN