Anggun melirik bosnya takut-takut. Tiga hari ini dia merasa ada yang berbeda dari sikap Mandala yang sebelumnya sudah sangat baik padanya. Anggun mengingat-ingat kesalahan apa yang sudah diperbuatnya sampai sikap bosnya berubah seperti ini. Apa ini tentang penolakannya saat bosnya menawari pernikahan dan tanggung jawab pada bayinya? Anggun menggeleng karena merasa tidak mungkin itu alasannya. Seingatnya respon Mandala cukup baik –walau sedikit emosi. Apalagi saat tahu kalau Anggun benar-benar tidak akan kembali ke Doni walaupun dia sedang mengandung anak pria itu. Trus kenapa? Batin Anggun bertanya-tanya. Anggun memasuki ruangan bosnya itu dengan ragu-ragu. Bahkan saat menyerahkan file untuk ditandatangani pun dia terlihat tidak yakin. “Kamu kenapa, Nggun? Kamu sakit?” Tanpa sadar d*

