Setelah mengantar perawat yang ditugaskan sang dokter untuk melepas infus Anggun, Mandala bergegas kembali ke kamar. Didapati istrinya itu sedang berbaring menyamping menghadap sisi ranjang yang merupakan tempatnya dengan tenang. Mandala tersenyum tipis. Alih-alih langsung berbaring dan memeluk istrinya, Mandala lebih memilih ke kamar mandi terlebih dahulu membersihkan diri. Setelah semuanya beres, Mandala kembali ke kamar utama dan langsung berbaring. Dia pikir Anggun sudah tidur, tapi istrinya itu ternyata masih terjaga meski matanya sempat terpejam. “Kok belum tidur?” tanya Mandala dengan lembut. “Aku nungguin kamu.” Jawab Anggun dengan suara pelan yang parau. “Mau peluk, Mas.” Tambah Anggun dengan suara pelan namun terdengar manja sekali. Mandala terkekeh. Tanpa berdebat pun Mandal

