"Gimana film-nya menurut kamu?" Daren mendongak dari posisinya, memperhatikan wajah Clair dari posisi yang sebenarnya menurut Daren cukup lucu. Tapi tentu saja pria itu tidak akan mengatakan apa pun soal itu, karena bisa jadi reaksi Clair justru di luar apa yang Daren pikirkan. "Eum lumayan, tapi terlalu cheesy. Tokoh perempuannya kelihatan lemah banget, aku nggak suka karakter yang terlalu lemah. Seolah dia nggak punya keinginan bahkan untuk bela dirinya sendiri." Komentar Clair cukup panjang. Tangan wanita itu bermain di rambut Daren, yang memang saat itu merebahkan kepalanya di pangkuan sang istri. Pandangan Daren beralih dari wajah Clair menuju layar televisi ukuran sangat besar yang ada di ruang tengah rumah itu. Layar yang sudah hitam dan tengah memperlihatkan nama tokoh juga kru-

