Jantung Daren rasanya seperti akan meledak karena saking banyaknya campuran yang ia rasakan saat itu, detik itu—Daren tidak bisa menenangkan diri meski informasi yang didapatnya sudah ia terima sejak beberapa belas menit lalu. Baginya, masih jelas terngiang di telinga dan berputar di kepalanya apa saja yang Tama katakan melalui sambungan telepon yang diterimanya tadi. Hal yang paling Daren benci, hal yang paling Daren tidak ingin Daren dengar, hal yang paling ingin Daren musnakan dari muka bumi. “Clair di rumah sakit. Kecelakaan. Tahu kenapa? Karena Clair mau serahin cincin yang Anda beli untuk wanita lain itu pada pemiliknya. Pada Lily yang menurutnya nggak akan pernah tergantikan posisinya di hati Anda. Clair ingin memastikan kebahagiaan Anda dan wanita yang katanya Anda cintai itu sebe

