Bab 21

1030 Kata

Reihan pada akhirnya menuruti apa yang dikatakan oleh Rima, mereka pergi ke taman kota dan berhenti di dekat warung lesehan yang ada di sana. Rima nampak begitu bahagia, wanita itu bahkan langsung memesan makanan yang dia inginkan. Sedangkan Reihan hanya berdiam diri tidak jauh dari wanita itu. Melihat Reihan yang sepertinya tidak peduli justru membuat Rima kesal, wanita itu menekuk wajahnya lalu menepuk pundak Reihan. "Cepatlah memesan, aku ingin segera makan Aku ingin makan dengan kamu, kita makan di sana." Rima menunjuk ke arah tikar yang ada di bawah pohon. Reihan benar-benar ingin marah sekali, karena wanita itu terlihat begitu mendominasi dan selalu saja mengatur dirinya. Jika sudah seperti itu, dia jadi teringat akan istrinya. Walaupun Reihan selalu mengaku tidak mencintai wani

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN