Erni janda kesepian part 9

1581 Kata
Beberapa hari kemudian tibalah saat di tunggu tunggu oleh Adi dan Erni. Setelah melangsungkan acara ijab kabul dilanjutkan dengan resepsi pernikahan. Terlihat kedua mempelai duduk bersanding di pelaminan, senyum dan keramahan tak lepas dari wajah mereka saat acara prosesi yg sedang berlangsung. Baik tuan rumah beserta tamu undang terlihat sangat bahagia. Tapi ada seseorang yg merasakan kesan lain saat menghadiri pesta pernikahan Adi dan Erni, yg tak lain tiada bukan iyalah sang mantan pacarnya Adi yaitu Refni. Refni sepertinya tidak merelakan Adi jatuh ke pelukan wanita lain. Menurut keinginannya seharusnya yg bersanding di pelaminan itu iyalah Adi dengan dirinya bukan dengan Erni ataupun dengan wanita lainnya. Refni sepertinya melupankan bagaimana statusnya sekarang ini, di telah menjadi istri dari orang sekarang duduk di sampingnya yaitu narno, lelaki separuh baya dengan perut sedikit agak buncit serta wajah yg jauh dari kata tampan. Dalam hati Refni terus bergejolak meskipun di luar di luar Refni berusaha untuk tersenyum sedangkan dalam hati ada beribu penyesalan dan rasa sakit yg amat sangat. Menyesal karena telah menyia-nyiakan cinta tulus yg telah Adi berikan selama ini, bahkan itu berlangsung sampai sepuluh tahun. Tapi demi harta serta ambisi untuk menjadi istri orang kaya Refni tega meninggalkan Adi begitu saja. Kini Adi telah menjadi milik orang lain,sedangkan dirinya juga sudah mempunyai suami. Nasi sudah jadi bubur indahnya saat saat bersama Adi telah berakhir dan tak mungkin bisa di kembalikan lagi. Pesta pernikahan Adi dengan Erni berlangsung sangat meriah,sepasang pengantin itu nampak begitu bahagia, senyum kebahagiaan selalu menghiasi wajah keduanya. Tanpa terasa waktu berlalu begitu cepat kini sore telah berganti malam semua tamu beserta kedua orang tua Adi dan juga Erni sudah kembali kekediaman masing masing. Malam ini langit sangat cerah dihiasi cahaya terang bulan purnama serta dikelilingi oleh bintang gemintang, secerah hati sepasang pengantin baru yg telah memulai babak baru di kehidupan mereka yaitu ikatan sebagai suami istri untuk meraih segala impian dalam biduk rumah tangga mengarungi samudera kehidupan. Kini tibalah saatnya hal yg sakral serta kewajiban suami istri untuk berbagi dalam suka maupun duka. Adi yg semenjak berakhirnya pesta pernikahan tadi sore terus saja menggenggam mesra tangan Erni, wanita cantik yg kini telah jadi istrinya itu. Sesekali dia mengecup kening Erni sambil membisikkan kata-kata mesra Erni semakin terpesona dibuatnya. Kesedihan yg selama beberapa tahun belakangan ini merundung relung hatinya seakan sudah sirna sekarang berganti dengan kebahagiaan yg tiada Tara. Begitu juga yg Adi rasakan di merasa sangat beruntung telah dianugerahkan oleh tuhan seorang wanita yang sempurna sebagai pendamping hidupnya, sirnalah rasa sakit dan kekecewaan yg selama ini dia rasakan. Istriku sayang kini kita sudah sah jadi suami istri, aku sangat bahagia sekali dan merasa sangat beruntung bisa memiliki mu. Terimakasih telah bersedia menerimaku. Aku sangat mencintaimu Erni". Bisik Adi sambil mengecup mesra kening kemudian kedua pipi Erni.iya suamiku sayang, aku juga sangat bahagia karena sekarang kita sudah resmi menikah, aku juga merasa sangat beruntung telah menjadi milikmu. Seperti janjiku dulu padamu mulai saat ini akan ku serahkan seluruh apa yg kupunya padamu, cinta  beserta kesetiaan hanya padamu seorang, aku juga sangat berterima kasih padamu suamiku sayang karena kamu telah menepati janjimu untuk menikahimu dan terima segala kekurang yg aku punya, juga sangat mencintaimu kekasih ku". Balas erni dengan senyuman yg teramat manis. Tanpa banyak bicara lagi Adi langsung saja membopong tubuh sintal Erni menuju ke kamar pengantin mereka. Erni terpekik manja ketika tiba-tiba saja Adi meraih tubuhnya kemudian merangkul dalam pelukannya. ih.... Kamu nakal ya sayang, bikin aku kaget saja pekik Erni sambil tertawa tersipu malu. Erni paham betul apa keinginan suaminya itu saat ini, karena dia juga sangat menginginkan hal yg sama, prosesi malam pertama mereka akan segera dimulai. Sesampainya di kamar Adi meletakkan tubuh Erni di atas tempat tidur, dengan hati yang deg degan Erni kelihatan pasrah menunggu apa yg akan Adi lakukan padanya. Sejenak Adi memandangi tubuh Erni yg kini telah terbaring pasrah di depannya. Tanpa banyak bicara lagi Adi perlahan mendekati tubuh istrinya itu. Kemudian dia mengecup kening Erni selajutnya Adi mencium bibir Erni yg merah merona itu. Tangannya mulai meremas-remas p******a Erni dibalik baju pengantin yg masih dia kenakan. Erni merasakan gairahnya mulai membara. Rasa nikmat terasa menjalar di setiap bagian tubuhnya yg tersentuh oleh Adi. Peyudaranya mulai mengencang sedangkan p****g susunya juga sudah mengeras. Akibat remasan serta belaian tangan Adi di kedua payudaranya. Satu persatu kancing kebaya itu telah terbuka kini tangan Adi telah menyelusup kebalik bh hitam yg Erni kenakan. Tangan Adi mencari cari p****g s**u Erni, kemudian dengan pelan di pelintirnya p****g mungil itu, nafas Erni tersengal menahan rasa geli dan juga nikmat. Hoh....... Emh...... Ouh..... Hanya itu suara yg keluar dari mulut Erni. Erni kemudian mengeluarkan payudaranya dari penyangga aset pentingnya itu, sepertinya dia menginginkan Adi melakukan hal yg lebih jauh lagi di gunung kembarnya itu. Setelah kedua payudaranya keluar kemudian Erni meraih kepala Adi kemudian mengarahkannya kepayudaranya itu. Adi menurut saja apa kemauan Erni saat ini. Kemudian Adi mulai mengecup serta menjilati bagian p******a Erni bergantian kemudian Adi mengulum p****g mungil merah muda itu. Erni mengerang lirih saat Adi mulai menyedot putingnya itu. Ada rasa nikmat yg tiada Tara melanda payudaranya. Memeknya mulai terasa gatal kaki Erni bergerak gerak bergantian. Sambil memegang kepala Adi yg kini masih berada di susunya Erni berusaha bangkit Tanpa melepaskan kuluman Adi di p****g susunya, sepertinya dia tidak rela kenikmatan itu berakhir. Kini Erni terduduk di atas tempat tidur sedangkan kepala Adi masih dalam pelukan Erni sambil mengulum dan menghisap p****g s**u Erni seperti bayi yg sedang menyusu pada ibunya. Kemudian Erni melepaskan baju kebayanya yg setengah terbuka, selanjutnya Erni melepaskan bh hitamnya itu. Kini tubuh bagian atas Erni tanpa penutup lagi. Yg tinggal sekarang cuma sarung songket yg masih menutupi tubuh bagian bawahnya. Melihat tubuh setengah telanjang Erni Adi semakin bernafsu. Kuluman dan remasan Adi semakin mengganas. Tapi dia lakukan masih dengan penuh kelembutan, Erni kelabakan dibuatnya. Nafsu birahi mereka seakan telah di ubun-ubun. Mereka saling berlomba memberi kenikmatan pada pasangannya. Suara rintihan serta lenguhan kenikmatan terus saja keluar dari mulut mereka. Suasana kamar pengantin itu sekarang berubah jadi panas karena gairah birahi pengantin baru. Satu persatu pakaian mereka kini telah berjatuhan di lantai. Kini yg tinggal hanya celana dalam yg masih mereka pakai, sambil berpelukan tangan Adi menyelinap kedalam CD hitam Erni. Terasa bulu lembut menutupi bagian bawah pusar Erni. Tapi bulu itu tidak menutupi bagian m***k Erni. Jadi Tampa halangan adi bisa menyentuh garis tengah m***k tebal milik Erni itu. Jari tengah Adi menyusuri alur lembah hangat dan sudah berlendir itu. Perlahan dengan ujung jari itu Adi menggosok gosok kelintit Erni yg terselip antara lembah kenikmatan itu. Erni semakin terbuai dalam kenikmatan. Matanya terlihat putihnya saja. Tangannya mencengkeram kuat seprei tempat tidurnya. Kedua pahanya merapat dengan kuat. Pinggulnya bergerak gerak liar mengikuti gerakan tangan Adi di memeknya. Tidak lama kemudian Erni tidak kuat lagi menahan gelombang o*****e, tubuhnya terasa melayang tubuhnya mengejang sambil berteriak Erni menyemburkan lahar kenikmatan yg menyemprot begitu banyaknya keluar dari liang vaginanya. Ouh....... Ssttttt....... Saya.a.a.a.a.angh.h.h.h. akuh.h.h ga kuat lagiiih...... O.o.o.oh.... nikmat... Sekaliiiih.h.h. serrrrr...serrr...serrr.sseeerrrrrr. Cairan hangat serta lengket itu terus menyembur mengenai jari dan telapak tangan Adi. Kini m***k Erni telah basah kuyup, celana dalamnya juga telah basah. Adi merasa puas telah berhasil memuaskan istrinya dalam pemanasan. Kemudian Adi membiarkan Erni menikmati sisa sisa orgasmenya. Tangannya dia keluarkan kembali terlihat jemarinya telah dilumuri cairan bening dan lengket. Senyum kepuasan tersungging di bibir Erni. Kamu hebat sayang, kamu lihai dalam memberiku kenikmatan". Ucap Erni setelah nafasnya agak tenang. Adi hanya tersenyum mendengar pujian dari Erni. Sekarang giliran aku ya sayang". sambung Erni sembari mendorong Adi tidur terlentang kemudian Erni bangkit duduk selanjutnya Erni membuka celana dalam Adi yg masih membungkus pisang Ambon Adi yg sudah siaga satu. Setelah celana dalam Adi terlepas kemudian terlihatlah p***s Adi telah berdiri gagah perkasa. Batangnya gemuk serta panjangnya juga tak kalah membuat Erni semakin terpukau. Dengan agak sedikit gugup Erni mengentuh benda pusaka Adi itu. Kemudian dia mengelus-elus dengan pelan. Selanjutnya Erni menggenggam pisang Ambon itu. Jemari Erni tidak mampu melingkari batang gagah perkasa itu yg ukurannya lumayan jumbo. Perlahan Erni mengocok ngocok batang p***s Adi itu. Adi memejamkan matanya sembari menikmati kocokan tangan Erni. Hal itu berlangsung hanya beberapa detik saja, beberapa saat kemudian terasa kepala kejantanan Adi menyentuh benda kenyal lembut dan hangat. Ternyata sekarang Erni mulai mengulum penisnya Adi. Karena ukurannya yg kebesaran sehingga hanya bisa masuk setengahnya saja kerongga mulut Erni. Dengan perlahan Erni mengulum p***s Adi, Adi dibuat mabuk kepayang, terasa geli dan nikmat di seluruh batang penisnya. Adi kemudian meraih tubuh Erni untuk menaiki tubuhnya yg kini terlentang. Erni kemudian menuruti kemauan Adi tapi belum tau apa yg Adi inginkan saat ini. Sekarang Erni telah berada diatas kedua kakinya mengangkangi kepala Adi. Sedangkan mulutnya masih sibuk menyedot dan mengocok penisnya Adi. Gerakannya terlihat agak kaku, hal itu wajar saja karena baru kali ini dia melakukannya. Di mencoba melakukan itu karena menonton film dewasa yg pernah dia lihat di video porno di internet. Sepertinya hal itu bisa membuat pasangan bisa terpuaskan saat melakukan percintaan. Tapi bagi Adi itu hal yg sangat nikmat. Sama seperti halnya Erni, Adi juga baru pertama kali merasakan hal senikmat itu. Di tengah kenikmatan yg dia rasakan,Adi kemudian dengan perlahan mengelus p****t bahenol Erni. Kemudian dia mendekatkan mulut kegundukan yg agak tebal itu. Adipun mulai menjilati m***k erni di balik penutup terakhir tubuhnya.terasa agak asin dan gurih di ujung lidah Adi seperti putih telur. Itu adalah cairan o*****e Erni yg membanjir tadi sehingga membasahi celana dalamnya. Tanpa merasa jijik Adi menjilati m***k Erni meski masih terhalangi celana dalam itu.                               *****   Bersambung ke part 10 *****
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN