Terlalu sering patah hati dan dilukai oleh cinta, membuatmu tak mampu lagi melihat hal baik dari perasaan yang selalu diagung-agungkan oleh banyak orang itu. Hatimu bahkan tak mau mempercayai cinta. Terlalu takut untuk kembali terbuai dan tenggelam karenanya. Kau tak lagi ingin kehabisan napas dan merasa sesak karena rasa sakit yang kerap menyiksamu. Bagimu, cinta tak lebih dari sekadar ilusi yang memberikan keindahan sesaat dan luka yang berkepanjangan. Perasaan itu seolah tak diciptakan untukmu. Kau tak boleh lagi mencintai. Cantika memasang wajah dingin. Otaknya terus-terusan memperingatkannya akan diri Tian yang dulu. Pria itu penuh kepalsuan. “Aku akan membuatmu sangat menderita,” Ujar Cantika yang membuat Tian mengadahkan wajahnya. Tak ada keterkejutan di wajah pria itu, seolah Tian

