44. Allisya Ngidam

1645 Kata

Hari ini, Allisya hanya bisa berdiam diri di kamar. Aris menemaninya meskipun ingin ikut mencari Kaila dan Aqila, Allisya melarangnya. "Kalau mas Aris ikut cari mereka aku sama siapa?" tanya Allisya dengan wajah sedihnya. Ia enggan sendirian, perasaan takut kerap kali menghantui pikirannya. Masih teringat beberapa kejadian belakangan ini. "Aku gak kemana-mana sya. Aku disini," Aris mencoba menangkan sang istri yang gelisah karena tak ingin di tinggal sendirian. "Beneran mas Aris disini?" tanya Allisya penuh harap. Jauh dari Aris membuatnya takut jika kejadian beberapa minggu yang lalu terulang kembali. Aris mengangguk. "Iya sya. Nanti mau gak liat sunrise?" "Mau!" seru Allisya bersemangat. Kapan lagi menyaksikan indahnya matahari yang tenggelam menjelang malam bersama orang terkas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN