"Selamat ya sya. Sekarang kamu bisa hamil lagi," Risa tersenyum bahagia dengan kabar Allisya hamil yang telah Aris sampaikan beberapa menit yang lalu. Allisya baru saja pulang dan kondisinya membaik. "Makasih omah. Semua ini karena mas Aris yang selalu berdoa." "Sya, selamat ya?" Arif memaksakan senyumannya. Ada kabar bahagia juga sedih disaat yang bersamaan pula. Hatinya masih gelisah memikirkan Kaila. Allisya hanya mengangguk. "Gimana sama Kaila dan Aqila? Udah bisa di hubungi?" tanya Allisya ingin tau. Ia tak sabar ingin memberitahukan kehamilannya yang kedua ini pada Kaila dan Aqila. Arif menggeleng. Begitu juga dengan Javas terlihat sekali wajah lelah keduanya. "Kenapa gak ketemu? Apa mereka ngilang? Sama kayak aku?" tanya Allisya benar-benar khawatir. Bagaimana jika kedua

