51. Namanya Raisa

770 Kata

Meskipun terasa berat bagi Kaila untuk memaafkan Arif, tapi tidak seharusnya ia menjauhi Arif. Sudah cukup cowok itu menderira dengan hidupnya dari sebatang kara, hanya memiliki seorang ibu, tinggal di rumah yang sepit dan tidak layak huni. Yeni yang mengerti adik tirinya itu bersedih pun merangkulnya, mengusap bahu rapuh itu memberikan ketabahan. "Kaila, dengan maaf lo sama Arif. Dia pasti seneng meskipun masih ada di penjara," Yeni berkata memberikan sedikit harapan bahagia bagi Kaila. "Benarkah? Tapi kak Arif pasti kangen sama gue terus. Kak Arif gak bisa kemana-mana selain di penjara," dengan kesedihan yang menyeruak dalam hatinya, Kaila masih tidak percaya jika Arif masih mencintainya di saat keadaan yang rumit ini. Kaila berpikir semua laki-laki hanya mencintainya sesaat saja saa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN