Sesuai permintaan Allisya yang ingin pulang ke Jakarta Aris pun mengiyakan karena Allisya tidak nyaman dan takut kejadian itu terulang lagi. "Makannya sya kalau mau pergi itu jangan sendirian, apalagi hampir malem kayak tadi. Aku gak mau kamu kenapa-napa," Aris membantu Allisya melipat pakaian dan memasukkanya ke dalam koper. "Maaf mas, aku gak mau jauh-jauh dari kamu." "Apa Kaila dan Aqila tetap berlibur disini?" tanya Aris ingin tau, tidak mungkin dua perempuan itu bisa menjaga dirinya baik-baik. Apakah penjahat yang berusaha menangkap Allisya kembali juga memiliki niat untuk Aqila dan Kaila? "Gak tau mas. Itu terserah mereka, tapi aku takut kenapa-napa. Kita ajak pulang sekalian ya?" Aris mengangguk. "Aku setuju kalau mereka pulang bareng sama kita." Di kamar lain, Arif yang t

