"Omah, ayo cepet. Nanti mereka kesini," ucap Inez tidak sabaran. Kedua tangannya yang baru saja lepas dari ikatan tali itu akhirnya bebas. Risa mengangguk. "Sebentar, Andre dan Javas belum. Tali ini di ikat dengan simpul mati," Risa berusaha melepaskan tali itu di tangan Andre, sedangkan Arif melepaskan tali yang mengikat Javas. "Makasih ya omah? Aku takut disini. Bagaimana kalau tidak ada yang menolong kita," Javas berkata dengan putus asa seperti menyerah. Awlanya ia kira akan mati membusuk disini karena tidak ada satupun yang tau. "Arif. Lo darimana? Gue cari dari kemarin gak ada. Apa lo nginep di supermarket?" tanya Javas tenang meskipun ia ingin emosi dan memarahi Arif yang membuatnya khawatir dan tidak tenang. Arif menatap Javas sejenak. Ia sudah menyiapkan alasan jika Javas

