Sepulangnya dari tempat itu, Lily dan Rendi sudah berada di apartemen Lily dan mereka sedang duduk diruang keluarga. Untung saja, Delia belum pulang dari sekolah taman kanak-kanaknya jadi membuat mereka lebih leluasa untuk berbicara empat mata. Lily masih terdiam dikursi sofanya, ia tidak bisa membayangkan hal-hal bahaya apalagi yang akan Alex rencanakan untuk menghukumnya nanti. "Apa yang ada di pikiranmu, Lily? kenapa kamu membiarkan lelaki b******n itu dengan mudahnya mencium bibirmu?” tanya Rendi membuka topik pembicaraan setelah satu jam hanya diam saja dan melihat Lily sedang duduk dihadapannya. "Diam dulu biar aku obati lukamu itu dan maafkan aku sudah membuatmu seperti ini." Lily berdiri dari duduknya dan ia berjalan menuju lemari kesehatannya yang berada diruang keluarga untuk

