Mina berjalan membusung setelah ke luar dari rumah Narsih, ia terlihat puas dengan apa yang terjadi pada Narsih. Bibirnya terus mengukirkan sunggingan senyum, ia bahkan sempat berjalan dengan jemawa di depan Narsih saat beranjak pergi dari sana. Ia seakan tak sabar untuk memberi kabar ini pada Bu Lurah yang sedang menantinya di ujung gang seperti biasa. Dengan langkah cepat ia sampai pada mobil putih yang terparkir di pojok. Diketuknya kaca depan mobil dengan penuh semringah. Kaca mobil turun perlahan, menampakkan wajah Bu Lurah yang mengernyitkan kening menatap wajah girang Mina. Mina menyandarkan kedua lengannya pada kaca pintu, tersenyum penuh kemenangan. “Sukses!” katanya pada wanita berhijab di balik kemudi. Senyum puas seketika mengembang dari wanita tiga puluhan itu. Keduany

