Bab 49

1832 Kata

*** Ayla hanya diam sepanjang perjalanan menuju rumah. Perkataan Rangga terus saja terekam di benaknya. Sebab tidak menutup kemungkinan Arka menjalin hubungan dengan wanita lain. Laki-laki normal tidak mungkin bisa tahan tanpa wanita selama lima tahun. "Ayla? Kamu kenapa?" Arka merasa diabaikan selama perjalanan pulang, hanya bisa menatap fokus jalan raya. "Aku minta maaf kalau aku ada salah hari ini. Tapi kenapa kamu berubah diam begini?" "Nggak apa-apa kok. Capek aja. Emang harus bicara terus?" "Apa karena Rangga?" tanya Arka memastikan. Bukan Rangga yang dia takutkan, tapi takut jika Ayla tahu dan malah pergi meninggalkannya. Di dunia ini, Ia hanya memiliki Ayla. Sampai kapan pun dia tidak akan pernah rela jika harus kehilangan Ayla dan calon anaknya. Arka mengerti, dia memang s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN