"Arka, kamu masih marah sama aku? Aku minta maaf, Arka." Arka tidak menjawab Ayla. Sudah malas rasanya berdebat sepanjang hari seperti ini. "Sekarang Berlian udah tau. Apa kamu nggak mau kasih tau aku siapa orang tua Berlian? Ini itu nggak baik buat perkembangan dia, Ar." "Ada saatnya, aku tau dia berhak untuk tau. Kita hanya butuh waktu." "Aku cuma mau tau, siapa orang tua kandungnya Berlian?" Arka lebih mendekat ke arah Ayla berdiri. "Mau tau siapa orang tua Berlian?" "Siapa?" Selangkah lebih mendekat. Hingga wajah mereka berjarak beberapa senti saja, ditatapnya mata Ayla tajam. Sudah lama sekali rasanya tidak sedekat ini dengan Arka. Jantung, Ayla berdetak kencang, kaki Ayla sudah menyentuh ujung ranjang. Didekatkannya mulut Arka ditelinga Ayla. "Kamu tau siapa?" Ayla hanya

