45 *** Gwenny memegang testpect yang ada ditangannya. Kedua sudut bibirnya tertarik ke samping. Beberapa hari ini dia memang sering merasa pusing dan mual. Tidak lama setelah itu dia keluar dari dalam kamar. Di lihatnya Samudra masih tidur dengan selimut yang membalut hingga ke leher. Suhu dingin karena hujan di luar membuat tidur seakan benar-benar sangat nyama. Sebab dengan cuaca seperti ini hanya kasur lah tempat ternyaman. Gwenny duduk di pinggiran ranjang, diciumnya pipi Samudra dengan lembut. "Sam, bangun." "Heemm? Masih hujan di luar, ngantuk banget nih...." dengan nada suara yang malas dan mata masih terpejam enggan untuk bangun pagi. "Aku... tadi... dapet undian dalam mimpi... keren banget tuh... dapet pulau di Hawai..." Kata Samudra dengan mata masih terpejam. "Iya ini

