"APA YANG KAU LAKUKAN, TUAN Wilson?!" Pedro berteriak marah. "Maafkan aku, Tuan Alvin," Devan tersenyum, "Aku harus mempercepat rencanaku untuk menghancurkanmu, jadi aku bisa pulang karena istriku sudah kangen padaku." "Kau terlalu ceroboh!" Pedro berteriak kencang. "Ceroboh bagaimana maksudmu?" tanya Devan. "Datang kemari hanya dengan satu pengawal, ingin menantangku yang merupakan penguasa tempat ini? Jangan berlagak hanya karena kau seorang Wilson. Kau telah kalah sejak awal!" ujar Pedro. "Tak kusangka kau benar-benar bodoh," Devan menurunkan senjatanya. "Kau lah yang bod*h huh?" Pedro terkejut saat semua pengawal Alvin menodongkan pistol ke arahnya, "Apa yang kalian lakukan?" Semua pengawal Alvin ini adalah pengawal khusus, yang telah dipersiapkan Pedro untuk menghadapi hal-hal b

