Bab 32

1035 Kata

"Ukhhh!" Aluna yang terkejut memeluk Devan dengan erat. "Rasanya sangat hangat di dalam sini," bisik Devan. Aluna bisa merasakan benda itu memenuhinya, hingga menonjol di perut bagian bawah, "b******n ini, kenapa kau begitu besar?" "Senang kau menyukainya," Devan mengecup bibir Aluna, sebelum memegang pinggul istrinya itu dan menggerakkannya naik turun. "Ohh... ungh... anghh..." Aluna tak bisa menahan suaranya, karena benda itu mengobrak-abriknya dari dalam. "Shhh... kau sangat hangat... ahh..." Devan juga merasakan itu. Air dari bathup mulai jatuh ke lantai, akibat pergerakan yang liar. Devan mempererat cengkramannya pada pinggul Aluna, saat akan mencapai puncaknya. Begitu pula dengan Aluna yang memeluk leher Devan dengan erat. "Ahmmm... anghh..." Mereka berhasil keluar bersamaan. Me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN