Bab 28

1041 Kata

Devan sakit hati saat mendengar nominal yang disebutkan. Itu adalah yang paling kecil di antara semua aksi penculikan. Setelah beberapa saat, Devan merasakan kedua kakinya tak seimbang. Kepalanya semakin pusing, ia ingin muntah. Saat ia tak bisa mengendalikan diri, tubuhnya oleng dan menimpa seorang pejalan kaki yang tengah melewati tempat itu. "Aduh! Kau ini kenapa?" gadis itu berteriak kesal karena Devan menimpanya. "Ukh..." Devan tak bisa melihat dengan jelas karena pandangannya mengabur. "Hei, kau baik-baik saja?" "Tolong... Tolong aku..." lima belas orang yang mengejar Devan tiba di sana. Saat itu, Devan hanya bisa menatap mereka karena tubuhnya tak bertenaga lagi. "Nak, cepat serahkan b******n kecil itu pada kami!" "Apa dia pencuri?" tanya si gadis. "Ini tidak ada hubungannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN