PART 21

1110 Kata

Hari ini Arslan mendapat sentakan baru di kantornya. Sang Ayah tiba-tiba berkunjung tanpa pemberitahuan sebelumnya."Sedang mengerjakan tugas, Boy?", sapa Cokro Gimawan setelah masuk ruangan anaknya. Arslan sudah terkejut saat resepsionis memberitahunya beberapa menit yang lalu. Kali ini dia sedikit santai. "I'm not a Boy, I'm a Man.", keluhnya. Arslan meninggalkan monitor untuk ikut duduk di sofa tamu bersama sang Ayah. "Sudah lama kau tidak ke rumah. Ibumu ingin bertemu." "Apa ada hal penting?" "Apa harus ada alasan orangtua merindukan anaknya? Kau ini mencoba tidak berbakti? Oh, aku masih bisa merubah isi warisan." Arslan tertawa dan mendekat ke samping Ayahnya. "Hahaa apa kau bahagia jika aku terlantar di jalanan? Sebelum itu, ibu sudah akan mengurung Ayah di rumah untuk selam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN