"Hush! Ssa, Lu kudu banget jaga sikap di depan Pak Kai-" ucap Dandi dengan cepat untuk mengultimatum Larissa yang terlihat kurang ajar menanyakan pria yang berada di hadapan mereka berdua tapi terjeda langsung karena Kaisar menjawab duluan.
"Memangnya kamu kenal dengan saya sebelumnya, Mbak?" tanya pria yang menjadi pelaku utama kecelakaan tersebut yang tak lain adalah Kaisar.
"Oh ya. Anda pasti lupa dengan wanita sewaan seperti saya ini kan?" ucap Larissa dengan mendengus kesal karena pria di hadapannya tersebut tidak mengingat ataupun memberikan notice kepada dirinya yang sudah membantu sedemikian rupa pada saat di Butik Almira beberapa minggu yang lalu.
"Saya pernah main bersama kamu? Apakah nggak salah? Kamu nggak ngaku-ngaku kan atau ingin mengambil keuntungan banyak dari saya?" ucap Kaisar dengan memicingkan kepalanya menatap ke arah Larissa dan sembari mengingat-ngingat.
"Ya tuhan, Kamu juga memberikan saya kartu nama langsung dan dengan seenaknya mempermainkan saya dengan bayaran yang sangat rendah. Padahal saya sudah berakting dengan natural dengan ajakan kerjasama bapak yang terkesan mendadak dan tanpa aba-aba, plus saya mau tidak mau harus mengikuti keinginan anda," ucap Larissa dengan sewot dan menatap tajam ke arah Kaisar.
"Kita bahas itu nanti lagi. Sekarang kalian berdua segera saja masuk ke mobil. Agar kita tidak kelamaan cekcok di pinggir jalan dan nggak selesai-selesai," ucap Kaisar memberikan perintah kepada Larissa dan Dandi.