Chapter 18 - Cemburu Menguras Hati

2956 Kata

Raina Aku tak percaya, Revan tega menampar pipiku. Selama ini ayahku sendiri saja tak pernah mau menampar pipiku tapi dia? kenapa dia berubah jadi sekasar ini si?. Aku terdiam memandangi jalan dari dalam jendela mobil taksi yang aku tumpangi. “Neng, ini kita mau kemana ya dari tadi kok cuman muter-muter?” tanya supir taksi membuyarkan lamunanku. “Kita ke apartermen yang ada daerah Surdiman, Pak,” sahutku. “Dari tadi kek Neng ngomong gitu, kalo mau ke Surdiman!” dengus supir taksi ini. Aku tak menyahut. Rasanya aku masih kesal dengan kejadian tadi. Benar-benar Revan keterlaluan. Awas saja, aku akan membuatmu bertekuk lutut denganku lagi! Setelah tiga jam aku menempu perjalan yang tak kunjung sampai, tiba ah aku di rumahku. Tidak maksdunya apartermenku. Apartermen yang aku tinggali ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN