Chapter 27

1192 Kata

Pagi hari, di meja makan. Fea memutar otaknya untuk segera mengeluarkan kalimat-kalimat yang sudah tidak tahan ingin dilepaskan. Dr. Arthur menangkap gerak gerik Fea. “Ada apa Fea? Kau tampak tidak tenang menikmati makananmu.” Tanpa basa basi Fea langsung menyambar saja pertanyaan itu. “Dari pembicaraan kita kemarin sore. Itu bisa disimpulkan kalau kamu menginginkan Iora kan Dr. Arthur?” Dr. Arthur tersenyum manis. “Bukankah itu menjadi kabar baik buatmu Fea? Kamu tidak perlu merasa bersalah kepadaku dan terus-terusan menjalani ketidaknyamanan ini kan.” “Jangan menyudutkanku seperti itu Dr. Arthur. Jawablah dengan bijaksana. Bukankah itu ciri khasmu.” “Iya baik Iora. Ups salah Fea.” “Waw ini hebat, kamu sampai salah menyebut namaku Dr. Arthur. Tentu perasaanmu kepada Iora itu tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN