“Oooh ternyata Dr. Arthur sedang mengencani wanita. Hihihi.” Fea tertawa bingung. “Apa yang lo rasain Fe. Cemburu? Bahaha” “Sebaiknya kita curi dengar dulu pembicaraan mereka. Baru kita lanjutkan percakapan tadi Vi.” Semua jokes-jokes ringan yang sudah Dr. Arthur buat di sela-sela waktu senggangnya, sudah dia lontarkan semua. Kesemuanya berhasil membuat tawa nyaring keluar dari mulut Iora. “Sekarang sudah waktunya untuk membicarakan hal utama, mengorek status pernikahan Iora.” Dr. Arthur manggut-manggut bersiap mengambil ancang-ancang. “Kalau selama 24 jam kamu harus selalu standby memantau peristiwa terkini, apa nggak mengganggu aktivitasmu untuk diri sendiri Ra?” “Awalnya sih iya, tapi lama kelamaan saya bisa menyesuaikan diri dan menikmati ini semua. Kenapa memangnya?” “Apa kamu t

