Melihat Mama

2055 Kata

Sudah lebih dari satu bulan, Kean dan Erin menjadi pengemis dibawah pimpinan Bang Jek dan Bang Anton. Meminta-minta setiap hari di tempat yang sama tanpa pernah bisa menikmati hasil kerja keras meraka, selain diberi makanan sederhana dan tempat tinggal kumuh, yang sedikit lebih baik dari emperan toko. Tinggal di dalam sebuah gudang sempit di belakang pabrik kayu dan mengemis bersama puluhan anak-anak yang lain, membuat nasib Kean dan Erin terasa lebih menyedihkan. Setiap hari uang mereka diambil tanpa sisa, bahkan untuk membayar toilet umum agar bisa mandi dan buang air pun, mereka tidak mampu. Tidak ada kehidupan yang layak, hanya pukulan dan bentakan yang diterima jika setoran mereka tidak seperti yang diharapkan Bang Jek. Saat sakit pun, mereka semua diharuskan bekerja agar ketua prem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN