SERANJANG DENGAN si BREWOK - 23 Beberapa jam kemudian, Azzura keluar dari kamar. Ia berjalan menuju teras untuk bergabung bersama ipar-iparnya sambil mengasuh bocah-bocah yang sedang asyik bermain di pekarangan. Ia duduk melantai beralaskan tikar anyaman bersama Nunik, istri Haryanto yang sedang mengulek bumbu rujak. Sedangkan Sartika dan Sarifah sibuk memotong buah mangga mengkal, jambu air, bengkuang, timun, dan nanas. "Ada yang bisa aku bantu, Mbak?” tanya Azzura. “Wis, duduk manis wae, pengantin baru, mah,” jawab Nunik. “Hehe, yowis kalau begitu. Yang pedas, ya, Mbak sambelnya.” "Siap, kita bikin lidah ini hot, ya. Kayak kamu sama Haidar semalam, pasti hot, ‘kan?" goda Nunik sambil cengengesan. "Haha, pastinya," timpal Sartika. "Hush, ada anak di bawah umur," jawab Azzura sambi

