-33-

2319 Kata

SERANJANG DENGAN si BREWOK - 33 Dilla menatap tindakan eksekusi yang dilakukan kedua security kantor kepada si Putri Salju. Setelah wanita tidak tahu malu itu hilang dari pandangan, barulah Dilla berbalik untuk kembali ke ruangan divisinya di lantai tiga. "Dasar Nenek lampir, kurang asem!" umpat Dilla kesal. "Kenapa, Bu? Mukanya asem banget kayak ketek gue kalau abis joging pagi," ledek Dion. "Diam lo! Gue lagi galak, nih." "Ceileh, galak aja pamer." "Kenapa sih, Dil?" tanya Marsya, mendekat ke meja sahabatnya. "Itu, si Nenek Lampir bikin gue emosi jiwa. Ngata-ngatain si Azzura p***k, jelas gue emosi." "Sstt, sudah-sudah. Jangan nyumpahin orang kayak gitu, nggak baik. Pamali. Harusnya kita doain dia, mudah-mudahan si Arini itu berubah ... jadi wewe gombel, hahaha!" celetuk Tita. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN