Permintaan Bagas

1186 Kata

Rain terkejut saat melihat Bagas berada di rumahnya dan sedang mengobrol dengan Aira—calon istrinya. Ia bahkan bisa mendengar suara tawa yang terdengar dari ruangan itu. “Om.” Aira tersenyum saat melihat pria yang sangat dicintainya tengah berjalan ke arahnya. Ia lalu beranjak dari duduknya. “Om pasti lelah. Mau aku buatkan minum?” tawarnya kemudian. Rain menganggukkan kepalanya, “tapi sebelumnya, peluk Om dulu. Om ingin mengisi kembali energi Om.” Aira tersenyum, dengan senang hati ia lalu memeluk Rain dengan sangat erat. Bahkan Aira melupakan Bagas yang saat itu juga berada di ruangan itu dan tengah menatap kemesraannya dengan Rain. Rain melepaskan pelukan Aira, ia lalu mengecup kilas bibir Aira, “Om kangen sama kamu, Sayang.” “Sama. Aku juga kangen sama Om.” Aira lalu mengambil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN