Kembali berteman

1327 Kata

Aira masih tidak percaya, jika Rain telah melamarnya. Ia terus menatap cincin berlian yang kini melingkar di jari manisnya. Ini bukan mimpikan? Om Rain benar-benar sudah melamarku ‘kan? Fani menepuk bahu Aira, saat melihat sahabatnya itu hanya diam sambil terus menatap jemari tangan kirinya. Ya...hari ini Aira dan Fani janjian untuk bertemu di sebuah cafe. Fani ingin memberikan undangan pernikahannya dengan Jay yang akan diadakan beberapa hari lagi. “Lagi ngapain sih kamu, Ra? Sampai aku datang aja kamu nggak tau.” Fani lalu menarik salah satu kursi di samping Aira, “apa ada hal yang begitu menggembirakan sampai kamu senyum-senyum seperti itu?” tanyanya kemudian. “Fan, coba sekarang kamu cubit aku,” pinta Aira tanpa mengalihkan tatapannya dari jemari tangannya. Fani langsung mencubi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN