Dua bulan telah berlalu sejak kecelakaan Aira waktu itu. Selama itu juga, Rain lebih sering menghabiskan waktunya di rumah untuk menemani Aira. Rain merasa sangat bersalah atas kecelakaan yang menimpa Aira. Ia juga sudah membelikan Aira mobil yang baru. Meskipun Aira menolaknya, dan lebih memilih untuk diantar Rain saat ingin pergi ke kampus. Rain sangat merindukan Amanda. Sudah hampir dua bulan, ia mengabaikan kekasihnya itu. “Aku akan ke apartemennya. Aku sangat merindukannya. Semoga aja dia nggak marah, karena akhir-akhir ini aku lebih fokus untuk merawat Aira.” Rain merapikan semua berkas-berkas yang ada di atas mejanya. Sebagian ia masukkan kedalam tas untuk ia kerjakan di rumah. Rain lalu beranjak dari duduknya, menenteng tas kerjanya dan melangkah keluar dari ruangannya. Ia sud

