Hilang selera

1506 Kata

Rain berencana untuk mengajak Aira jalan-jalan. Setelah kehamilan Aira, Rain memang jarang mengajak istrinya untuk jalan-jalan, apalagi mengingat tubuhnya yang selalu merasa lemas di pagi dan sore hari. “Om mau mengajak aku kemana?” tanya Aira penasaran. “Bagaimana kalau kita jalan-jalan ke kampung halaman kamu, Sayang?” Aira menganggukkan kepalanya, “aku rindu rumah aku yang dulu, Om,” ucapnya dengan wajah sedih. Rain mengusap puncak kepala Aira, “kalau begitu, bagaimana kalau kita menginap di rumah kamu semalam? Kebetulan besokkan Om masih libur.” Aira menganggukkan kepalanya dengan senyuman di wajahnya. Setelah sepeninggal ibu Aira. Karin sengaja meminta seseorang untuk merawat rumah kakaknya itu. Hingga sampai sekarang rumah itu masih layak untuk ditinggali, meskipun rumah itu ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN