Rasa malas

1455 Kata

Untuk membuktikan kecurigaannya, Aira memaksa suaminya untuk pergi ke rumah sakit. Ia juga tidak tega melihat suaminya yang terus menerus muntah setiap pagi, dan ini sudah 3 hari semenjak ia dinyatakan hamil oleh Sam. “Sayang, Om beneran nggak apa-apa kok? Kita nggak usah ke rumah sakit ya,” pintanya memelas. Aira menggelengkan kepalanya, “Om terlihat sangat pucat, bahkan Om nggak sanggup untuk menelan makanan. Kalau kayak gini terus, Om bisa sakit, tubuh Om yang kekar akan hilang menjadi tubuh yang kurus. Apa Om mau sampai itu terjadi?” Rain menggelengkan kepalanya. Ia tidak rela jika harus kehilangan bentuk tubuhnya yang sudah ia jaga selama ini. Apalagi dengan susah payah ia membentuk bentuk tubuhnya menjadi kekar seperti sekarang ini. Tubuh yang mampu membuat istrinya terpesona. “O

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN