Morning sick

1545 Kata

Sesampainya di rumah, Rain meminta asisten rumah tangganya untuk memasak makanan yang bergizi untuk Aira. Ia juga membagikan kabar gembiranya kepada asisten rumah tangganya. Wanita paruh baya itu ikut merasa bahagia untuk kebahagiaan majikannya. Ia juga mengucapkan selamat untuk kehamilan Aira. “Nanti kalau sudah siap, tolong panggil kami.” “Baik, Tuan.” Rain lalu mengajak Aira untuk beristirahat di dalam kamar. “Om, apa sekarang Om sudah bisa cerita?” Aira masih merasa penasaran. Bagaimana ia bisa hamil bayi kembar, jika keluarganya tidak ada yang memiliki gen kembar. Rain naik ke atas ranjang. Ia lalu menyandarkan tubuhnya ke sandaran ranjang. Aira menyandarkan kepalanya di bahu suaminya. “Apa keluarga Om ada yang mempunyai gen kembar?” Rain menganggukkan kepalanya. “Om sebenarn

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN