Orang sabar di sayang Tuhan

1148 Kata

Rain sudah memberitahu Aira kalau ia akan membawa Aira ke rumah sakit untuk memeriksakan kondisi tubuhnya. Semalam Rain sama sekali tidak bisa menolak keinginan istrinya untuk making love, karena ulah istrinya yang membuat darahnya mendidih dan membangkitkan hasratnya sampai ke ubun-ubun dan tidak bisa ditahan lagi. “Sayang, apa kamu sudah siap?” “Om, untuk apa kita ke rumah sakit? Aku ‘kan nggak sakit Om. Aku baik-baik aja kok. Mungkin aku hanya kecapekan aja.” Rain menggenggam tangan Aira, “tapi, Om belum bisa tenang sebelum mengetahui apa penyebab kamu bisa kelelahan seperti itu.” Aira menganggukkan kepalanya. Ia tidak ingin berdebat dan mengecewakan suaminya. “Tapi, Om. Kalau seandainya aku nggak hamil gimana? Apa Om akan kecewa?” Rain menggelengkan kepalanya, “apapun hasilnya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN