Never

1198 Kata

        Hari itu menjadi salah satu yang paling memusingkan bagi Raja, bagaimana tidak, ia pulang ke rumah dengan perasaan yang kacau, ia pulang ke rumah di sambut dengan wajah datar sang istri, ekspresi mentintimidasi yang di tunjukan oleh Ratu. Ratu bahkan tak berbicara sama sekali saat Raja pulang, bahkan saat Raja berbicara kepadanya sekalipun. Wanita itu menganggap Raja sebagai angin lalu yang tak ia pedulikan, wanita itu tetap fokus pada dirinya sendiri dan juga putrinya, makan siang pun ia tidak mengajak Raja.               “Kamu serius marah sama saya?” Tanya Raja, ia duduk di sebelah Ratu, berusaha membujuk istrinya itu agar melunak kepadanya, namun Ratu tetap diam saja sembari menikmati makanannya, ia masih marah dengan apa yang menjadi bahan perdebatan mereka semalam.         

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN