Perhatian

1008 Kata

"Bian!" Sarah datang dengan membawa beberapa paper bag lagi, seperti biasa dia habis menyelsaikan shoping di mall. Wanita itu berjalan dengan sangat cepat, menghampiri kedua anaknya yang tengah bertengkar hebat itu. Sarah menjatuhkan paper bag nya ke lantai, tak peduli jika barang-barang yang berisi di dalamnya memiliki harga mahal, yang dipedulikan saat ini hanyalah anaknya. "Astaga Dewi, apakah kau baik-baik saja?" Sarah membantu Dewi yang terjatuh itu. Dia sangat khawatir sekali saat melihat sebuah luka yang ada di lutut wanita itu, hingga mengeluarkan darah. Dewi berdiri dengan susah payah. Kakinya tadi tergesek dengan batu kecil, sehingga menimbulkan luka. Tangan Dewi dirangkul olehnya, Sarah menatap tak percaya pada anaknya itu, kejadian saat ini membuatnya sangat bingung, ap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN