Paksaan Sarah

1008 Kata

Mala mengepalkan tangannya dengan sangat kuat, dia tak salah mendengar tadi. Jelas sekali dia mendengar kalau ibu mertua nya itu menawarkan sebuah perjodohan. Mala melangkahkan kakinya. Dia tersenyum lebar kepada mereka, seolah dirinya tak merasakan sedikitpun sakit saat mendengar penawaran itu. "Duduk sini." Bian menggeser tubuhnya, dia menepuk sofa bagian sampingnya, menyuruh Mala untuk duduk tepat di sampingnya. Mala menurut, dia duduk di situ dengan wajahnya yang masih tampak tegang saat ini. Wanita itu menghembuskan napasnya dengan kasar. "Sepertinya, ada pembicaraan penting yang kalian lakukan, maaf jika aku mengganggu." "Kalau kau tahu mengganggu, harusnya kau memilih pergi, bukannya menetap di sini." Sarah berucap dengan pedasnya. Dia sudah merasa sangat geram sekali dengan m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN