Mala membalikkan tubuhnya. "Kau tadi mengatakan sesuatu?" Mala mengucek telinganya. "Aku tak mengatakan apapun. Mungkin kau hanya salah dengar saja." Bian melangkah, dia pergi dari tempat itu, meninggalkan Mala yang masih terjebak dalam kebingungannya. Mala menghembuskan napasnya dengan kasar. Dia lebih memilih untuk pergi dan berusaha tak mengingat lagi ucapan dari Bian tadi. Mala menuju ke kamarnya. Dia mengambil sehelai baju yang akan digunakannya untuk hari ini. Seperti janjinya bersama dengan teman-temannya, saat ini dia akan pergi dulu. Ada beberapa hal yang harus dibahasnya bersama dengan mereka. Mala tak ingin dirinya diberikan ribuan chat oleh mereka, oleh karena itu dia harus bertemu dengan teman-teman nya. Wanita itu bersiap-siap. Memakai pakaian yang cukup tertutup dan ju

